Selasa, 20 Desember 2011

Bangun Tidur....@_@




Hari Pertama Aku Berenang

Hari minggu, pukul 3 sore, Bunda membangunkanku. Uhhhh.....aku menggerutu, karena waktuku tidur siang. Hmm...dengan malas aku harus bergegas, mengenakan sepatu mungilku, ahaa...Bunda memilihkan baju warna merah jambu, tak lupa bandana di kepalaku,. Kubercermin sambil tersenyum  manis, ahh...alangkah cantik dan lucu wajahku.

Ketika memasuki tempat itu aku memandang berkeliling, berjumpa dengan orang-orang baru yang tidak kukenal, tapi merekasemuanya  ramah, baik dan murah senyum.
Hmm...kata Bunda itu tempat berenang untuk manusia sekecil aku, kok sesampainya disana  malah rambutku yang dipotong. Oo...pertamanya aku diam saja, tapi rewelku muncul juga, soalnya rambutku yang dipotong itu walaupun sudah memakai alas ada juga yang bertebaran jatuh dibahuku, dilenganku, dikakiku ...uhhh ingin rasanya kugaruk-garuk dengan tanganku, tapi tidak bisa. Hehee...untunglah Oma memelukku, menenangkanku  dan memberiku botol susuku.

Rambutku dibersihkan oleh mbak yang memotong rambutku, lalu baju kaos dalam dan celanaku dibuka...ahaa aku berteriak girang, berarti ini saatnya berenang. Rambutku yang berjatuhan di tubuhku dibersihkan, lalu aku dimandikan....hmmm segarnya, mana yaa tempat berenangnya, aku sudah tidak sabar....tapi, kok mbak membalut tubuhku dengan handuk....malah aku dibaringkang di tempat tidur. "Adik kecil, sebelum berenang kita pijat dulu ya.." kata si mbak. Uuhh..aku cemberut  "kapan berenangnya yaaaaaaaaaa?????"

Badanku diolesi minyak, hmm...hangat, segar, baunya harum ....aku suka. Tanganku mulai dipijat,lalu bahuku dan "awww kok sakit?". Kata mbak pemijat sakit itu karena aku sering tidur di posisi miring.Lalu kaki dan tanganku digerak-gerakan sepert diajarkan latihan senam, hehehe....aku tertawa lucu sendiri melihat kakiku yang digerak-gerakan oleh mbak, Bunda juga tertawa melihat aku senam seperti naik sepeda.

Nahhhh........

Setelah dipijat, aku didudukkan dipangkuan mbak, lalu ada sesuatu yang dipasangkan dileherku, uppss..aku memberontak karena alat itu rasanya menganggu, tapi dengan lembut Oma berkata:"Nahh...Ndine kan mau berenang, ayoo...pakai pelampungnya".
"Ooo....pelampung?, apa itu, terus untuk apa ya?" sahutku.
"Pelampung ituu...alat bantu untuk berenang" kata Oma.
"Ooo...pelampung... lucu ya namanya, terus...mana kolamnya ya???" sahutku dalam hati.

Lalu aku digendong, mau dibawa kemana yaaa??....oo..ahaaa...aku lihat ada kolam kecil berisi aneka mainan yang lucu-lucu. Ahaa...ada bebek-bebekan, ada bola-bola kecil, ihhh..lucu-lucu dan warna-warni . Lalu dengan perlahan aku dimasukkan kedalam kolam itu. Ihh...pertamanya aku takut, takut tenggelam hahaa....soalnya Aku kan masih kecil, bingung harus bagaimana?. Upps...dinginnn....tapi mbak mengajarkanku cara berenang, Aku didorong perlahan, kakiku disuruh bergerak seperti senam tadi, dan ahhhh...ternyata aku bisa.
Secara perlahan Aku bergerak sendiri,  kok anehhh ya, aku bisa menggerakkan kakiku,  tanganku juga...hahaaa aku tertawa riang, Bunda juga, Oma juga tertawa senang dn bangga melihatku berenang kesana kemari. Ohhh...tubuhku terasa ringan sekali, bebas bergerak kesana kemari,oohh...aku senang bukan main, kakiku seperti menari, tanganku bergerak-gerak ingin menangkap bebek-bebekan dan bola-bola itu, hehee anehnya semakin kukejar, kok bolanya semakin lari menyebar kesudut-sudut kolam itu. Hmmm....ingin rasanya Aku berenang sampai besok pagi.
 
Sekitar lima belas menit Aku berenang, mbak sudah mendekatiku, "Ayoo..adik kecil, berenangnya sudah selesai". Uhhh...Aku cemberut, dan ingin menangis tidak mau berhenti.
"Sudah sayang berenangnya, besok lagi yaaa..." kata Bunda
Uhhh....besokk??, besok kan hari Senin, pasti semua sibuk, mana ada yang akan mengantarku berenang kesini. "Hmmm...minggu depan kita kesini lagi sayang" kata Oma.
"Janjii...ya Omaaa" sahutku.
"Iyaaa...janji" kata Bunda

Lalu Aku digendong, dibalut handuk ke pembaringan. Tubuhku dioles minyak telon, ditaburi bedak mmhh...hangat, wangi...dan dikenakan celana, baju kaos dalam, kaos kaki serta sepatu, dan baju warna  merah jambu kesukaanku. Oh ya..tak lupa bandana berbunga-bunga. Hmmm..Aku cantik lagi, kata Bunda.










Aku seneng di peluk




Sabtu, 17 Desember 2011

Pelangi



Gadis kecil, begitulah aku dipanggil.
Meski tak memiliki sofa yang empuk dan jerami yang gurih, aku sangat bahagia, bermain dibawah mentari, menari bersama kupu-kupu, menyanyi dengan pelangi, dan mengintip hujan di jendela. 
Bilaku lelah bermain seharian, mmmh....manjaku muncul, pura-pura rewel dan merengek,  ahaaa...aku tersenyum centil, urung menangis....karena dekap hangat dan senandung ninabobo Bunda. 
Dalam lelapku, sambil menyeka keringat didahiku, samar-samar kudengar bisik Ayah, "Nak rumah kita kecil, tapi memiliki jendela berpigura kasih sayang, dan pintu bergerbang harapan".